ShoutMix chat widget

Rabu, 05 Oktober 2011

Tugas - Upaya Promosi kesehatan

Kesehatan merupakan kebutuhan dengan hak setiap insan agar dapat kemampuan yang melekat dalam diri setiap insan. Hal ini hanya dapat dicapai bila masyarakat, baik secara individu maupun kelompok, berperan serta untuk meningkatkan kemampuan hidup sehatnya.



Kemandirian masyarakat diperlukan untuk mengatasi masalah kesehatannya dan menjalankan upaya peecahannya sendiri adalah kelangsungan pembangunan. GBHN mengamanatkan agar dapat dikembangkan suatu sistem kesehatan nasional yang semakin mendorong peningkatan peran serta masyarakat.

Kemampuan masyarakat perlu ditingkatkan terus menerus untuk menolong dirinya sendiri dalam mengatasi masalah kesehatan. Kegiatan pembinaan yang di lakukan oleh bidan sendiri antara lain mempromosikan kesehatan dalam pelayanan agar peran serta ibu, remaja, wanita, keluarga dan kelompok masyarakat di dalam upaya kesehatan ibu, anak dan keluarga berencana meningkat. Ini sebagai bagian dari upaya kesehatan masyarakat.

Upaya promosi kesehatan dalam pelayanan keperawatan meliputi :

A. Upaya Promotif.
Adalah upaya promosi kesehatan yang ditujukan untuk meningkatkan status/ derajad kesehatan yang optimal. Sasarannya adalah kelompok orang sehat. Tujuan upaya promotif adalah agar masyarakat mampu meningkatkan kesehatannya, kelompok orang sehat meningkat dan kelompok orang sakit menurun. Bentuk kegiatannya adalah pendidikan kesehatan tentang cara memelihara kesehatan.
Contoh :
1. Memberikan penyuluhan dan pendidikan kesehatan kepada individu, keluarga, kelompok dan masyarakat tentang :
- Kehamilan, persalinan dan nifas
- Pentingnya ASI eksklusif, imunisasi dan lain - lain
2. Melakukan penggerakan dan pemberdayaan masyarakat sekaligus memberikan pemahaman bahwa kesehatan adalah juga tanggung jawab masyarakat. Misalnya pengadaan transportasi, donor darah dan lain - lain

B. Upaya Preventif
Adalah upaya promosi kesehatan untuk mencegah terjadinya penyakit. Sasarannya adalah kelompok orang resiko tinggi. Tujuannya untuk mencegah kelompok resiko tinggi agar tidak jatuh/ menjadi sakit (primary prevention). Bentuk kegiatannya adalah imunisasi, pemeriksaan antenatal care, postnatal care, perinatal dan neonatal.
Contoh :
1. Memberikan imunisasi tetanus toksoid (TT) 2x sebelum kehamilan 8 bulan
2. Memberikan imunisasi pada bayi sebelum berumur 1 tahun agar terlindung dari bahaya penyakit TBC, Hepatitis B, Difteri, Pertusis, Tetanus, Polio dan Campak

C. Upaya Kuratif
Adalah upaya promosi kesehatan untuk mencegah penyakit menjadi lebih parah melalui pengobatan. Sasarannya adalah kelompok orang sakit (pasien) terutama penyakit kronis. Tujuannya kelompok ini mampu mencegah penyakit tersebut tidak lebih parah (secondary prevention). Bentuk kegiatannya adalah pengobatan.
Contoh :
1. Memberikan pengobatan pada ibu, bayi dan balita serta masyarakat dengan kasus - kasus ringan / sederhana sesuai dengan kewenangan
2. Memberikan pengobatan pada masyarakat atas instruksi dokter

D. Upaya Rehabilitatif
Adalah upaya promosi kesehatan untuk memelihara dan memulihkan kondisi/ mencegah kecacatan. Sasarannya adalah kelompok orang yang baru sembuh dari penyakit. Tujuannya adalah pemulihan dan pencegahan kecacatan (tertiary prevention).
Contoh :
Berikut adalah contoh upaya rehabilitatif untuk ibu yang sedang hamil,
1. Membimbing klien / ibu nifas dalam proses involusi uteri sekaligus melakukan penilaian apakah uterus sudah kembali pada keadaan normal
2. Membimbing klien / ibu nifas dalam melakukan senam nifas

Reaksi:

0 komentar:

Poskan Komentar

Share :
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha | Edited by Agus Generatio